Puncak Bila Sidrap Hadirkan Landmark Spektakuler, Bola Raksasa
SIDRAP, RAPORTANEWS – Pengelola taman wisata Puncak Bila Sidrap, bersiap menghadirkan ikon baru berupa bola raksasa yang akan berdiri megah di puncak perbukitan.
Kehadiran struktur monumental ini diproyeksikan menjadi landmark baru Sulawesi Selatan sekaligus memperkuat identitas pariwisata Kabupaten Sidrap sebagai destinasi unggulan berbasis alam dan modern.
Bola raksasa tersebut dirancang sebagai bangunan ikonik berkonsep modern yang tetap menyatu dengan panorama alam pegunungan. Selain menjadi daya tarik visual, pembangunan ini juga diarahkan sebagai aktivitas pusat wisata dan titik-titik pandang kawasan utama, melengkapi wahana yang telah lebih dulu hadir seperti sepeda raksasa yang menjadi favorit pengunjung.

Owner Puncak Bila, Ahmad Shalihin Halim, S.Th.I., M.Hum., menyampaikan bahwa pembangunan landmark ini merupakan bagian dari visi besar pengembangan kawasan wisata yang berkelanjutan.
“Kami ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda dan berkelas. Bola raksasa ini bukan sekadar bangunan, namun simbol komitmen kami untuk memajukan pariwisata Sidrap. Kami berharap ikon ini mampu menarik lebih banyak wisatawan, baik dalam maupun luar daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran ikon baru tersebut diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar melalui peningkatan kunjungan wisata, terbukanya peluang usaha baru, serta tumbuhnya sektor UMKM dan ekonomi kreatif lokal.
Sementara itu, kontraktor pelaksana, Mas Asep Adi Setiyoko dari Yogyakarta, memastikan proses pembangunan dilakukan dengan perencanaan teknis yang matang dan mengedepankan standar konstruksi terbaik.
“Dalam pengerjaan ini, kami sangat memperhatikan detail struktur agar konstruksi kokoh, aman, dan tetap estetis. Target kami bukan hanya menciptakan bangunan monumental, tetapi juga berkualitas untuk jangka panjang serta aman bagi pengunjung,” jelasnya.
Dukungan juga datang dari Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Selatan, Hj.Andi Mirna,S.H.,M.A.P S.H., M.A.P., yang menyambut positif inovasi tersebut. Menurutnya, kehadiran landmark baru di kawasan Puncak Bila sejalan dengan arah pengembangan pariwisata provinsi yang menekankan pada penguatan destinasi berbasis kearifan lokal serta peningkatan daya saing di tingkat nasional.
“Kami mengapresiasi inisiatif pengelola Puncak Bila yang terus berinovasi menghadirkan daya tarik baru. Kehadiran bola raksasa ini berpotensi menjadi ikon baru yang tidak hanya membanggakan Kabupaten Sidenreng Rappang, tetapi juga memperkaya ragam destinasi unggulan di Sulawesi Selatan. Pemerintah provinsi tentu mendukung pengembangan destinasi yang berkelanjutan, ramah lingkungan, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkap Hj.Andi Mirna,S.H.,M.A.P S.H., M.A.P.
Pemerintah daerah pun optimistis kehadiran ikon baru ini akan meningkatkan jumlah kunjungan wisata, memperluas peluang bagi pelaku UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat secara inklusif dan berkelanjutan. Kehadiran landmark tersebut diharapkan tidak hanya menjadi daya tarik visual, tetapi juga simbol kebangkitan sektor pariwisata daerah yang berbasis kolaborasi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sidenreng Rappang, Ir. Nasruddin Waris, M.Si. kami berharap keberadaannya mampu menarik lebih banyak wisatawan, baik lokal maupun luar daerah, sehingga berdampak langsung pada peningkatan pendapatan masyarakat, khususnya pelaku UMKM di sekitar kawasan wisata,” ujarnya.
Dengan terealisasinya bola raksasa sebagai landmark baru, Puncak Bila akan semakin memantapkan diri sebagai salah satu kawasan wisata unggulan di Sulawesi Selatan yang berwawasan lingkungan dan inovatif. Terlebih, pada akhir tahun lalu kawasan ini berhasil meraih penghargaan sebagai salah satu daya tarik wisata terbaik tingkat nasional, yang semakin memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata berdaya saing dan terus berkembang.



Post Comment